5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi

5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi

Bagi Anda yang telah terdiagnosa mempunyai kadar lemak darah yang tinggi, sangat penting untuk mengetahui cara menurunkan kolesterol tinggi berikut. Tetapi sebelum melangkah pada inti pembahasan, Anda juga wajib mengetahui gejala kolesterol tinggi. Berikut ini ada 5 cara menurunkan kolesterol tinggi :

5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi

1. Asupi tubuh dengan Vitamin B3

Niasin atau Vitamin B3 mampu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida (lemak yang dapat mengancam kesehatan apabila berkadar tinggi). Hal ini bersamaan dengan kemampuan niasin dalam meningkatkan produksi HDL. Mungkin Anda membutuhkan satu atau dua tablet suplemen vitamin B3 dalam sehari.
Peringatan:
Berlebihan dalam mengonsumsi vitamin B3 dapat meningkatkan risiko asam urat dan masalah hati, meski kolesterol dapat diturunkan. Orang yang hidup dengan diabetes tipe 2 juga lebih harus waspada, karena dapat memacu gula dalam darah (glukosa). Solusinya, Anda harus temui dokter yang bisa memberikan pengawasan terhadap apa yang akan Anda lakukan.

2. Diet Serat Pangan

Bahasa populernya adalah dietary fiber, yakni diet yang memperbanyak konsumsi makanan yang kaya serat. Menurut Dr. Pearson, memenuhi kebutuhan serat pangan setiap hari dapat menurunkan kadar LDL sebanyak 5%. Diet jenis ini juga tergolong mudah dan murah, karena semua bahan makanan yang dibutuhkan tersedia di warung atau pasar terdekat.

Anda bisa mendapatkan serat dari makanan, entah buah-buahan, kacang-kacangan, atau sayur-sayuran seperti pepaya, oatmeal rasberi, jagung, alpukat, edamame, beras merah, brokoli, buah pir, buah apel, tomat, mangga, kacang almond, kacang hitam, dan kacang putih.

Meski sumber serat tersedia banyak, orang-orang tampaknya tidak dapat mendapatkan cukup serat karena jam kerja yang begitu padat. Para ahli memberi saran pada semua orang, khususnya yang memiliki kadar kolesterol tinggi untuk mendapatkan 25 sampai 35 gram serat pangan per harinya, namun kebanyakan orang dewasa hanya mendapat sekitar 12 gram.

3. Olahraga

Olahraga merupakan aktivitas yang menyenangkan lagi menyehatkan, hampir semua orang menyukainya. Tidak ada efek samping dari olahraga, jika dilakukan dengan benar dan dalam batas sewajarnya. Terkait dengan kolesterol, olahraga membantu penderita meningkatkan HDL dan merendahkan risiko kematian pada penderita serangan jantung hingga 25% dibanding melakukan pengobatan biasa.

Permasalahannya, tiap orang rata-rata sudah tidak peduli dengan kondisi kesehatannya. Kesadaran baru muncul setelah timbul suatu masalah, dan ini sangat ironis. Oleh karena itu, jika Anda sayang dengan tubuh dan keluarga, buatlah jadwal rutin latihan atau olahraga. Bagi yang pria, bisa langsung ke pusat kebugaran dan wanita coba lakukan senam aerobik beberapa kali dalam seminggu.

4. Diet rendah lemak

Diet rendah lemak sangat bagus bagi mereka yang mengalami kegemukan, bahkan obesitas sentral. Dengan upaya menurunkan kadar lemak berlebih di dalam tubuh, tubuh akan terlihat semakin ramping dan menawan (di mata pasangan hidup).

Anda bisa mengawalinya dengan mengonsumsi beberapa makanan sehat seperti ikan dan sayuran. Hindari daging merah dan kentang goreng, meskipun mudah pembuatannya dan enak rasanya, makanan ini sangat tinggi lemak dan dapat memicu kolesterol tinggi.

Maka dari itu, sebaiknya Anda jalani diet rendah lema. Selain bagus untuk kesehatan, low fat diet (bahasa inggrisnya) juga efektif menurunkan kolesterol dalam darah hingga 20% pada beberapa orang. Hal ini sejalan dengan menurunnya risiko terhadap serangan jantung dan stroke.

Tetapi ada juga masalahnya, sama seperti olahraga. Akan sulit untuk menentukan makanan yang sehat, meskipun sudah dapat pasti tidak mudah untuk melakukannya secara rutin dan bahkan konsisten. Pada beberapa orang juga mengeluh karena beberapa jenis makanan bukanlah favoritnya. Namun, mau bagaimana lagi? Jika Anda memang ingin terhindar dari penyakit yang mengancam jiwa, sebaiknya paksakan dan ikhlaskan dalam menjalaninya.

5. Minyak Ikan (Lovaza)

Nama lovaza mungkin masih asing, karena itu Anda bisa menyamakan istilah tersebut dengan minyak ikan atau kapsul minyak ikan. Konsumsi minyak ikan yang memberikan asam lemak omega-3 sehat pada tubuh sangat membantu menurunkan trigliserida dan kolesterol, dalam artian jumlah atau dosisnya terkonsentrasi.
Efek samping:
Penggunaan kapsul minyak ikan yang salah (bahkan jika benar sekalipun) dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti sendawal, flu, sakit perut, dan perubahan pada indra pengecap rasa.

Untuk menghindari efek samping tersebut, Anda harus konsultasikan dulu pada dokter apakah cara menurunkan kolesterol yang satu ini tepat bagi Anda. Jangan lupa ceritakan juga masalah yang menurut Anda perlu untuk dibahas atau diketahui.

Itulah 5 tips atau cara menurunkan kolesterol tinggi yang bisa Anda jalani, dengan rutin, terpandu, dan terkontrol.