10 Manfaat Buah Blueberry Untuk Kesehatan Berdasarkan Studi dan Penelitian Para Ahli

Berikut ini 10 Manfaat Buah Blueberry Untuk Kesehatan Berdasarkan Studi dan Penelitian Para Ahli, Anda dapat melihat refensinya pada bagian bawah artikel ini.

Blueberry Sering diberi label sebagai “superfood atau makanan super” karena rendah kalori dan sangat baik untuk Anda selain rasanya juga sangat enak, saking enaknya banyak yang memfavoritkan buah ini sebagai buah favorite mereka.

Berikut adalah 10 manfaat kesehatan blueberry yang didukung oleh penelitian para ahli.

pohon buah blueberry1. Blueberry yang rendah kalori, tetapi kaya nutrisi
Pohon Blueberry berbentuk seperti semak-semak yang menghasilkan buah yang berwarna biru ungu, juga dikenal sebagai blueberry, dapat ditanam di dalam pot dan menghasilkan buah yang lebat mirip dengan saudara dekatnya yaitu cranberry dan huckleberry.

Blueberry berukuran kecil, sekitar 5-16 milimeter (0,2-0,6 inci) diameter, dan memiliki mahkota menyala pada ujungnya. Awalnya buah blueberry berwarna hijau kemudian berubah menjadi ungu-biru ketika matang.

Ada 2 tipe Buah Blueberry yang paling umum:

1. Blueberry Highbush adalah spesies umumnya tumbuh di Amerika Serikat.
2. Blueberry Lowbush sering disebut sebagai “wild” blueberry. Mereka biasanya lebih kecil dan lebih kaya dalam beberapa antioksidan.

Blueberry adalah buah yang kaya gizi,, 1 porsi (148 gram) blueberry (1 cangkir) berisi (1):

  • Serat: 4 gram.
  • Vitamin C: 24% dari RDA.
  • Vitamin K: 36% dari RDA.
  • Mangan: 25% dari RDA.

Kemudian ini berisi sejumlah kecil berbagai nutrisi lainnya.

Blueberry mengandung 85% air, dan 1 cangkir penuh hanya mengandung 84 kalori, dengan 15 gram karbohidrat. Kalori untuk kalori, hal ini membuat blueberry menjadi sumber yang sangat baik sebagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

POIN PENTING:
Blueberry adalah berry sangat populer. Rendah kalori, tetapi kaya serat, vitamin C dan vitamin K.


antioksidan2. Blueberry merupakan rajanya makanan antioksidan
Antioksidan itu penting.

Mereka melindungi tubuh kita dari kerusakan oleh radikal bebas, molekul yang tidak stabil dapat merusak struktur sel dan memberikan kontribusi untuk penuaan dan penyakit seperti kanker (2, 3).

Blueberry diyakini mengandung antioksidan tertinggi diantara semua buah dan sayuran yang sering dikonsumsi(4, 5, 6).

Senyawa utama antioksidan dalam blueberry merupakan keluarga besar polifenol, yang disebut flavonoid. Satu kelompok flavonoid khususnya, anthocyanin, dianggap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan (7).

Mereka telah terbukti secara langsung meningkatkan tingkat antioksidan dalam tubuh (8, 9).

POIN PENTING:
Blueberry memiliki kandungan antioksidan paling tinggi diantara buah dan sayuran yang sering dikonsumsi dan Flavonoid merupakan senyawa antioksidan utama dari Blueberry.


gambar dna3. Blueberry mengurangi kerusakan DNA, yang dapat membantu melindungi terhadap penuaan dan kanker
Kerusakan oksidatif di setiap sel dalam tubuh manusia terjadi ribuan kali setiap hari dan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari..(10).

Seiring dengan bertambahnya usia maka kerusakan DNA pasti terjadi, dan ini memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit seperti kanker (11).

Karena blueberry antioksidan tinggi, mereka dapat membantu menetralisir beberapa radikal bebas yang menyebabkan kerusakan DNA kita.

Dalam satu studi selama 4 minggu, sebanyak 168 peserta ditugaskan minum 1 liter (34 ons) dari campuran blueberry dan jus apel, setiap hari.

Pada akhir penelitian, kerusakan DNA oksidatif karena radikal berkurang sebesar 20% (12).

Temuan ini juga didukung oleh penelitian kecil menggunakan blueberry segar atau bubuk (13, 14).

POIN PENTING:
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa blueberry dan jus blueberry dapat melindungi terhadap kerusakan DNA, yang merupakan faktor utama dari penuaan dan kanker.


gambar kolesterol4. Blueberry melindungi kolesterol dalam darah dari kerusakan
Kerusakan oksidatif ini tidak terbatas kepada sel-sel dan DNA tapi juga bermasalah ketika LDL lipoprotein (kolesterol jahat) teroksidasi.

Pada kenyataannya, oksidasi LDL merupakan salah satu faktor pemicu penting yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Kabar baiknya adalah, antioksidan dalam blueberry sangat membantu mengurangi tingkat LDL yang teroksidasi (15).

Penyajian 50 gram harian blueberry menurunkan oksidasi LDL pada 27% peserta obesitas, setelah periode delapan minggu (16).

Studi lain menunjukkan bahwa 75 gram blueberry dengan makanan utama secara signifikan mengurangi oksidasi LDL lipoprotein (17).

POIN PENTING:
Antioksidan dalam blueberry melindungi LDL lipoprotein (“bad”kolesterol) dari kerusakan oksidatif, hal ini merupakan faktor penting yang dapat memicu penyakit jantung.


tekanan darah tinggi5. Blueberry dapat menurunkan tekanan darah
Blueberry memiliki manfaat yang signifikan bagi orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi, dan merupakan penyakit mematikan nomer 1 di dunia.

Dalam satu studi, peserta obesitas yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit jantung setelah mengkonsumsi 50 gram (1,7 ons) blueberry per hari, selama delapan minggu, menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sebanyak 4-6% (18).

Studi lain juga menemukan efek yang sama, terutama pada wanita pasca-menopause (19, 20).

Mengingat bahwa tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor pemicu utama serangan jantung dan stroke, maka hal ini tidak dapat diabaikan.

POIN PENTING:
Dalam berbagai penelitian menyatakan bahwa konsumsi Blueberry secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah.


Baca Juga: 12 Manfaat Mengejutkan Buah Delima Untuk Kesehatan Yang Perlu Anda Tahu.

penyakit jantung koroner6. Blueberry dapat membantu mencegah penyakit jantung
Sekali lagi, mengkonsumsi blueberry memang dapat menurunkan tekanan darah dan teroksidasi LDL, namun hal ini merupakan faktor-faktor risikonya bukan penyakit utama. Yang benar-benar ingin diketahu adalah apakah blueberry membantu mencegah serangan jantung, yang merupakan penyakit mematikan no.1 di dunia (21).

Akhirnya diadakanlah studi pada tahun 2013 dengan peserta 93,600 perawat, mereka makan banyak antosianin (antioksidan utama dalam blueberry) dan hasilnya menunjukkan sebanyak 32% menjadi lebih rendah yang berisiko terkena serangan jantung (22).

Ini adalah pengamatan hasil studi, sehingga tidak dapat membuktikan bahwa blueberry menyebabkan pengurangan risiko serangan jantung (penyakit utama), tetapi tampaknya sangat membantu faktor risiko (penyakit penyerta).

POIN PENTING:
Ada beberapa bukti bahwa konsumsi rutin blueberry dapat membantu mencegah serangan jantung.


manfaat blueberry untuk fungsi otak7. Blueberry dapat membantu menjaga fungsi otak dan meningkatkan memori
Stres oksidatif dapat mempercepat proses penuaan pada otak, dan memiliki efek negatif pada fungsi otak.

Menurut studi pada hewan, antioksidan dalam blueberry cenderung menumpuk di daerah otak yang penting untuk kecerdasan atau intelegensi (23, 24).

Mereka muncul untuk dapat berinteraksi langsung dengan penuaan neuron, mengarah ke peningkatan sinyal-sinyal sel syaraf otak. Penelitian pada manusia juga telah menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Dalam salah satu studi ini, 9 orang tua peserta dengan kerusakan kognitif ringan mengkonsumsi jus blueberry setiap hari dan setelah 12 minggu, tampak adanya perbaikan dalam beberapa fungsi otak (25).

Pada studi dari 16,010 orang tua peserta selama enam tahun dengan mengkonsumsi blueberry dan stroberi didapat adanya keterlambatan kognitif akibat penuaan hingga 2,5 tahun (26).

POIN PENTING:
Antioksidan dalam blueberry memiliki manfaat bagi otak, membantu meningkatkan fungsi otak dan penurunan menunda-nunda pekerjaan yang berkaitan dengan usia.


manfaat blueberry sebagai anti diabetes8. Anthocyanin dalam blueberry dapat memiliki efek anti-diabetik
Blueberry memiliki kadar gula rata-rata (tidak terlalu tinggi) bila dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.

Satu cangkir berisi 15 gram, yang setara dengan sebuah apel kecil atau jeruk besar. Namun senyawa bioaktif positif dalam blueberry lebih besar daripada dampak negatif dari gula saat dilakukan pemeriksaan gula darah.

Penelitian menunjukkan bahwa anthocyanin dalam blueberry dapat memiliki efek menguntungkan pada metabolisme kepekaan insulin dan glukosa. Efek anti-diabetik ini tampak bila kita mengkonsumsi jus blueberry maupun ekstraknya (27, 28, 29).

Dalam sebuah studi pada 32 penderita obesitas dengan resistensi insulin, blueberry smoothie membantu memperbaiki sensitivitas insulin (30).

Perbaikan sensitivitas insulin harus menurunkan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2, yang merupakan masalah kesehatan nomer 2 di dunia.

POIN PENTING:
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa blueberry memiliki efek anti-diabetik, membantu untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.


manfaat blueberry untuk infeksi saluran kemih9. Bahan di dalam Blueberry dapat membantu melawan infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih adalah masalah yang umum pada wanita. Hal ini diketahui bahwa jus cranberry juga dapat membantu mencegah infeksi. Blueberry masih saudara serumpun dengan cranberry, dan berisi banyak zat-zat aktif yang sama sebagai jus cranberry (31).

Zat ini disebut anti-perekat, dan membantu mencegah bakteri seperti E. coli yang mengikat ke dinding kandung kemih. Belum banyak studi pada Blueberry untuk tujuan ini, tetapi kemungkinan bahwa mereka memiliki efek yang sama seperti cranberry (32).

POIN PENTING:
Seperti cranberry, blueberry mengandung zat yang mencegah bakteri tertentu mengikat ke dinding kandung kemih. Hal ini mungkin berguna untuk mencegah infeksi saluran kemih.


manfaat buah blueberry untuk masalah peradangan otot10. blueberry dapat membantu mengurangi kerusakan otot setelah latihan berat

Latihan berat (angkat beban berat) dapat menyebabkan nyeri otot dan kelelahan. Hal ini didorong, sebagian pada peradangan lokal dan stres oksidatif dalam jaringan otot (33).

Supplemen blueberry suplemen dapat mengurangi kerusakan yang terjadi pada tingkat molekuler, meminimalkan nyeri dan penurunan kinerja otot. Dalam sebuah studi kecil dari 10 atlet wanita, didapat bahwa mengkonsumsi blueberry dapat mempercepat pemulihan otot setelah latihan berat (angkat beban) di bagian kaki (34).

Demikianlan 10 manfaat buah blueberry untuk kesehatan berdasarkan studi dan penelitian para ahli, referensi studi dapat anda lihat pada bagian bawah, semoga bermanfaat untuk Anda.

Baca Juga: Jus Super Kombinasi Buah Delima, Acai Berry, Blueberry, Cranberry, Elderberry, Red Raspberry, Gojiberry, Anggur Merah, Anggur Unggu Dan Teh Hijau.

Referensi:

1. http://nutritiondata.self.com/facts/fruits-and-fruit-juices/1851/2
2. http://www.pnas.org/content/90/17/7915.short
3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24804252
4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10995120
5. http://pubs.acs.org/doi/abs/10.1021/jf801381y
6. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15186133
7. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22175691
8. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12475297
9. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12323088
10. http://www.intechopen.com/books/new-research-directions-in-dna-repair/dna-damage-dna-repair-and-cancer
11. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15123782
12. http://carcin.oxfordjournals.org/content/28/8/1800.long
13. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22733001
14. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23507228
15. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3820045/
16. http://jn.nutrition.org/content/140/9/1582.long
17. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22935321
18. http://jn.nutrition.org/content/140/9/1582.long
19. http://www.andjrnl.org/article/S2212-2672%2814%2901633-5/abstract
20. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25150116
21. http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs310/en/
22. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23319811
23. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19057194
24. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4192974/
25. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2850944/
26. http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/ana.23594/abstract
27. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18066143
28. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17261891
29. http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0944711306001267
30. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3139238/
31. http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJM199105303242214
32. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17492798
33. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/14715915
34. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3583121/

 

/* */