Cara Melangsingkan Badan Pasca Caesar

Cara Melangsingkan Badan Pasca Caesar Dengan Cepat

Pasca mngandung dan melahirkan membuat perut Ibu menjadi melar. Hal ini wajar mengingat sebelumnya saat mengandung perut berisi bayi yang artinya melar sampai besar. Jadi saat melahirkan kondisinya tidak bisa begitu saja rata seperti semula namun akan lebih melar namun tidak sebesar saat mengandung lagi. Apalagi saat mengandung tak hanya perut yang membesar namun juga berat badan akan naik karena konsumsi makanan yang berlebih saat mengandung.

Kebanyakan Ibu akan lebih banyak makan saat mengandung sehingga kondisi tubuh yang semula kurus bisa jadi berisi dan yang semula berisi bisa jadi tambah gemuk. Cara melangsingkan badan pasca caesar ataupun melahirkan normal harus dilakukan agar badan kembali ke posisi semula.

Cara Melangsingkan Badan Pasca CaesarSaat melakukan diet pasca caesar atau melahirkan normal harus hati-hati. Program diet tidak boleh sembarangan mengingat Ibu masih perlu menyusui anak yang mana nutrisi yang besar sangat di butuhkan untuk menghasilkan ASI yang berkualitas. Dalam melakukan diet seharusnya dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu bagaimana baiknya agar tidak mengganggu pertumbuhan bayi yang sedang menysui. Namun diet bisa dengan beberapa cara di bawah ini :

  1. Untuk melangsingkan perut perlu melatih posisi duduk tegak
  2. Mengkonsumsi makan makanan yang mengandung gizi namun jangan terlalu berlebihan. Porsi makan sebaiknya sedikit namun sering. Hindari nafsu makan berlebihan. Hindari makanan berlemak, bersoda, atau yang mengandung gula berlebih
  3. Setelah caesar tentunya konsisi badan masih belum bebas bergerak sepenuhnya karena masih adanya luka sayatan. Lakukan kegiatan kecil seperti jalan kaki di pagi hari dan senam nifas
  4. Mengkonsumsi banyak air putih sesuai anjuran

Cara melangsingkan badan pasca caesar memang tidak bisa langsung saat itu juga dan tidak bisa dengan diet yang ekstrim mengingat ada luka sayatan yang ada di perut memungkinkan untuk terbuka kembali. Maka diet harus dilakukan seringan mungkin dengan tidak banyak bergerak atau melakukan gerakan ekstrim. Juga masih kondisi menyususi tidak boleh mengurangi porsi makan secara ekstrim.

/* */