Awas, Diet Ekstrem Membuat Anda Menjadi Sulit Hamil

Hampir di banyak negara, tubuh langsing masih menjadi salah satu ukuran kecantikan perempuan. Meski begitu, sebaiknya Anda berpikir seribu kali sebelum melakukan program diet yang terlalu keras karena kesehatan dan kesempatan untuk hamil bakal menjadi taruhannya.

Beberapa waktu lalu, Chantelle Houghton, yang menciptakan reality show Celebrity Big Brother, mengaku bahwa pada usianya yang baru 27 tahun ia sudah divonis tidak bisa punya anak oleh dokter karena kebiasaannya melakukan diet ketat.

“Karena obsesi pada makanan dan diet ketat ketika saya menderita bulimia, saya kehilangan kesempatan untuk memiliki bayi secara alami,” katanya dalam sebuah wawancara majalah.

Menurut sebuah penelitian, diperkirakan 1,6 juta orang di Inggris Raya menderita gangguan pola makan, terutama adalah bulimia. Semasa hidupnya, Putri Diana merupakan salah satu penderita bulimia.

Mereka yang menderita bulimia biasanya tidak bisa menahan nafsu makannya, tetapi selalu mengeluarkan kembali makanan yang diasupnya, baik lewat obat pencahar ataupun memuntahkannya. Orang yang bulimia tidak selalu terlihat kurus.

Sementara mereka yang menderita anoreksia biasanya indeks massa tubuhnya kurang dari 17,5, tetapi tetap menolak untuk makan dan cenderung berolahraga secara berlebihan.

“Tanda bahaya gangguan pada kesuburan perempuan yang diet ketat adalah ketika menstruasi berhenti,” kata Dr Marie Wren, Deputi Direktur Medik Lister Fertility Clinic di London, seperti dikuti Daily Mail.

Ia menjelaskan, bagian hipotalamus di otak yang mengendalikan pengeluaran hormon dari kelenjar pituitari yang mengatur siklus haid akan merangsang ovarium memproduksi sel telur. Namun, saat seorang wanita kehilangan berat badannya secara ekstrem, proses tersebut berhenti.

“Hal ini adalah cara tubuh mempertahankan sumber yang ada. Jika seorang wanita menstruasi, tubuhnya akan kehilangan zat besi, padahal input-nya hanya sedikit. Karena itu, tubuh mempertahankannya dengan cara menghentikan haid,” paparnya.

Selain karena gangguan makan, diet yo-yo juga bisa memicu gangguan menstruasi. “Jika berat badan gampang naik dan turun, tubuh akan mengira itu adalah stres sehingga terjadi perubahan mekanisme ovulasi,” kata Amanda Tozer, konsultan reproduksi.

Bila berat badan yang berkurang hanya beberapa kilogram, tubuh akan baik-baik saja. Tetapi jika perubahannya ekstrem, baik naik maupun turunnya, gangguan haid bisa terjadi.

Diet yang terlalu ketat juga akan membuat tubuh kekurangan nutrisi sehingga tubuh tidak bisa berfungsi secara normal dan hal ini berdampak pada fungsi reproduksi.

Sayangnya, menurut Wren, efek tersebut bisa berdampak jangka panjang. Sekitar 20 persen perempuan yang terlalu kurus mengatakan, siklus menstruasi mereka tidak kembali normal, bahkan saat berat badan mereka sudah ideal.

“Ada beberapa pasien anoreksia yang saya tangani yang kini berat badannya sudah normal, tetapi sistem di hipotalamus di otak belum bekerja kembali,” kata Wren. Untuk itu, biasanya dokter akan mencoba memancing proses ovulasi dengan obat-obatan.

Ia menambahkan, bukan cuma wanita kurus yang kesuburannya terganggu, melainkan pria juga. “Pria yang terlalu kurus biasanya kualitas spermanya buruk karena ia kekurangan nutrisi,” ungkapnya.

Walau diet berlebih tidak disarankan, ternyata kegemukan juga jadi masalah untuk kehamilan karena lemak berlebih juga memengaruhi keseimbangan hormon.

Menurut Tozer, mereka yang indeks massa tubuhnya di atas 30 peluangnya untuk hamil sama seperti orang yang underweight. “Wanita yang obesitas cenderung menderita polyscystic ovary syndrome (POS) yang berdampak pada sulit hamil,” katanya.

Jangan Kaget, Ini Reaksi Tubuh Saat Diet Detoks

Jangan Kaget, Ini Reaksi Tubuh Saat Diet Detoks

Merasa pusing dan mual saat baru saja menjalani diet detoks? Jangan khawatir dan langsung berpikir Anda tak sanggup menjalani diet ini.

Pakar bidang diet detoks Andang W Gunawan mengatakan, reaksi itu biasa terjadi ketika baru saja menjalani diet detoks. Menurutnya, reaksi diet detoks ini memang sering kali membuat para pemula kaget. Akhirnya mereka berhenti menjalani diet detoks dan kembali pada pola makan tak sehat.

Padahal, reaksi tersebut adalah proses yang dinamakan healing crises atau krisis penyembuhan untuk kemudian mengeluarkan racun dalam tubuh.

“Kalau kita sudah sering melakukan detoks, reaksi tetap akan muncul. Tetapi kalau tubuh kita biasa detoks, enggak terlalu dirasakan,” ujar Andang beberapa waktu lalu di Jakarta.

Seperti dalam bukunya, “Diet Detoks, Cara Alami Menguras Racun Dalam Tubuh”, Andang menjelaskan bahwa bentuk reaksi dan kemunculannya berbeda-beda bagi setiap orang.

Reaksi lain yaitu, warna urine lebih keruh dan baunya lebih tajam. Reaksi ini sering terjadi pada mereka yang sebelumnya sering konsumsi obat untuk menyembuhkan penyakit. Akibatnya, bau obat pun ikut terbuang bersama urin dan kotoran.

Kotoran juga akan lebih banyak dan disertai lendir yang cukup pekat. Bahkan untuk yang menjalani program detoks lebih panjang, tubuh akan mengeluarkan kotoran dari lapisan sel yang paling dalam. Bentuk kotoran akan lebih pekat dan berwarna mulai dari kehijauan sampai kehitaman.

Anda juga akan sering buang angin dengan bau yang sangat menusuk. Selain itu, mengalami nyeri sendi hingga batuk-batuk maupun pilek. Terkadang muncul rasa sangat lapar ketika melihat makanan. Namun, rasa lapar yang berlebihan biasanya akan hilang setelah tiga hari menjalani diet detoks. Kebanyakan reaksi ini terjadi pada hari ketiga melakukan diet detoks.

 

Jangan Kaget, Ini Reaksi Tubuh Saat Diet Detoks

 

Pada hari ketiga ini tubuh baru bisa mengeluarkan racun. “Jadi, jangan berhenti diet detoks pada hari ketiga,” kata Andang. Ketika reaksi tersebut terjadi, perbanyaklah minum air putih, dan kurangi aktivitas fisik yang berlebihan seperti olahraga.

Jangan pula langsung tergoda dengan makanan berat seperti daging, nasi, dan makanan berlemak. Istirahat lah di tempat yang sejuk dengan sirkulasi udara yang baik. Menurut Andang, reaksi ini akan terjadi pada tahap awal saja. “Itu cuma sebentar.

Sesudah itu kita akan energik, lebih segar, kuat, siang-siang enggak ngantuk,” jelas Andang. Akan tetapi, jika reaksi tersebut terus menerus terjadi, misalnya selama dua minggu, konsultasikan ke ahli nutrisi yang menguasai detoks.

Menurut Andang, perlu kesabaran untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Apalagi racun sudah lama terbentuk sehingga lama pula untuk pembersihannya.

Hal ini merupakan tantangan jika ingin memiliki tubuh yang sehat. Diet detoks sendiri sama halnya dengan puasa dari makanan yang tidak sehat. Diet detoks yang paling banyak dilajukan adalah juice fasting. Diet ini bisa dilakukan selama 7 hari, 14 hari, hingga 40 hari.

Anda hanya akan makan buah dan sayur-sayuran. Andang menjelaskan, buah dan sayur membantu proses detoksifikasi atau pembuangan racun dalam tubuh lebih maksimal. Racun yang menumpuk dalam tubuh selama ini akan bersikulasi dalam darah dan getah bening. Kemudian bisa merusak sel dan jaringan sekitarnya sehingga bisa menyebabkan penyakit kronis.

Agar “Cheating Day” Tak Merusak Diet

Agar “Cheating Day” Tak Merusak Diet

Agar "Cheating Day" Tak Merusak Diet

Konsep libur diet satu hari untuk makan sepuasnya atau cheating day bisa bermanfaat dan mempercepat penurunan berat badan jika diatur secara tepat.

Diet yang kita jalani memang seharusnya menyenangkan, sehingga kita pun bisa melakukannya dalam jangka panjang.

Diet yang terlalu ketat justru kemungkinannya untuk gagal lebih besar.

Libur diet memang pro dan kontra. Ada yang menganggapnya justru akan menggagalkan diet yang sudah disiplin dijalani.

Namun, tak sedikit pakar yang mengatakan kita juga perlu memuaskan hormon lapar dengan melakukan cheating day.

Penelitian yang dimuat dalam Journal of Consumer Psychology mendukung teori itu. Para ahli meminta sekelompok orang membandingkan antara makan bebas 2.700 kalori di akhir minggu dengan tetap mengatur 1.300 kalori.

Hasilnya, saat membayangkan asupan makanan sebanyak 2.700 kalori, mereka justru lebih bisa menahan godaan makanan.

Penelitian juga menyimpulkan, mereka yang punya “waktu libur diet” lebih mampu menjaga motivasi dietnya.

Buat perencanaan

Menurut ahli nutrisi dan kebugaran Kathleen Alleaume dari Australia, aturan utama dalam cheating day adalah punya rencana.

“Dari pada menganggap cheating day sebagai undangan untuk makan sepuasnya, lihatlah secara positif hal itu sebagai kesempatan untuk lebih rileks saat makan malam,” katanya.

Strategi yang bisa kita pakai untuk memiliki kontrol diri misalnya makan satu gelas kecil es krim saat makan malam. Cukup itu saja.

Libur diet juga bisa kita mulai terapkan setelah beberapa minggu berdiet. Biasanya setelah 6 minggu motivasi diet seseorang akan turun.

Jadi, pacu lagi semangat dengan memberi kelonggaran tubuh untuk makan selama satu hari.

Rencanakan juga apa yang akan kita makan pada saat cheating day tersebut. Bisa satu gelas kecil es krim tadi atau nasi goreng kambing. Jadi saat hari itu tiba, kita tidak menjadi kalap.

Jika kamu tidak yakin bisa menahan diri, jangan simpan makanan bergula atau tidak sehat di kulkas. Memakai piring kecil saat makan juga membantu kita mengontrol porsi.

3 Diet Terbaik untuk Gula Darah yang Seimbang…

3 Diet Terbaik untuk Gula Darah yang Seimbang…

3 Diet Terbaik untuk Gula Darah yang Seimbang...

Makanan bisa menjadi sumber penyakit, tapi juga obat terbaik.

Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, termasuk dalam urusan gula darah. Seorang praktisi kedokteran fungsional, William Cole melihat ada banyak orang yang memiliki masalah gula darah akibat makanan yang dikonsumsinya.

Ia lantas menguraikan sejumlah pola makan yang cenderung baik untuk orang-orang yang ingin gula darahnya berada dalam kondisi seimbang.

1. Diet puasa (Intermittent fasting)

Intermittent fasting atau diet puasa adalah pola makan yang bisa digabungkan dengan diet mana pun yang sedang kamu jalankan.

Dengan membatasi asupan makanan pada jendela waktu tertentu, kamu memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan manfaatnya sangat luar biasa.

Termasuk memberikan waktu bagi tubuh untuk menyembuhkan resistensi insulin. Faktanya, sejumlah studi mengaitkan intermittent fasting dengan peningkatan metabolisme dan penurunan resistensi insulin.

Sebuah studi mempelajari tiga pasien berbeda dengan usia yang juga berbeda, ketiga pasien didiagnosa dan sedang menjalani masa pengobatan diabetes tipe 2 selama 10 tahun.

Semua pasien diminta menjalankan pola makan rendah karbohidrat (seperti keto) dengan kombinasi 3×24 jam puasa per minggu.

Di akhir masa percobaan, tidak hanya bisa menurunkan berat badan, para pasien juga tidak perlu melanjutkan pengobatan insulin mereka.

Periode puasa juga bisa membantu meningkatkan gejala autoimun dengan mengembalikan keseimbangan sistem imun dan menurunkan inflamasi, yang juga bisa membantu kasus diabetes tipe 1.

Ada banyak pola intermittent fasting yang bisa dijalankan, tergantung pengalaman dan jadwal pribadimu. Salah satu pola favorit William adalah jendela makan 8-6. Pada pola ini, kita hanya makan antara pukul 08.00-18.00, pada waktu sisanya kita berpuasa.

Ada pula pola 12-6, di mana kita hanya makan di antara pukul 12.00-18.00. Waktu puasa meningkat menjadi 14-18 jam. Ada pula pola “advance” dengan pola satu hari makan, diikuti satu hari berpuasa penuh. Masih ingin mencoba yang lebih tinggi? Ada pola “super advance” yaitu one meal one day (OMAD)” atau satu hari satu makanan.

2. Diet Paleo

Bagi kalian yang baru memulai perjalanan gaya hidup sehat, diet paleo bisa menjadi titik awal yang baik. Paleo fokus pada makan bersih dan alami, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan tangkapan liar, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak sehat. Selain itu, pola ini pun mengeliminasi susu, biji-bijian utuh, makanan dan gula olahan, serta legum. Dengan mengeliminasi makanan yang dianggap sebagai pelonjak gula darah, maka pola makan ini bisa membantu menstabilkan tingkat gula darah.

Mereka yang menjalankan diet paleo mampu secara signifikan menurunkan tingkat glukosa dibandingkan mereka yang menjalankan diet diabetik konvensional. Hal ini tertuang dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada Cardiovascular Diabetology.

Diet diabetik tradisional cenderung lebih fokus pada makanan yang dieliminasi pada diet paleo, seperti biji-bijian utuh, produk susu, legum, serta sayuran umbi-umbian. Diet tersebut juga rendah lemak.

3. AIP (Autoimmune Protocol)

Menganut prinsip sama seperti diet paleo, AIP cenderung sedikit lebih ketat dalam mengeliminasi makanan tambahan.

Musalnya telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, sayuran nightshade, serta rempah-rempah. Beberapa contoh sayuran nightshade di antaranya kentang, tomat, paprika, cabai, dan lainnya. Makanan-makanan tersebut bisa menjadi stimuli imun bagi beberapa orang.

Nah, mereka dengan masalah gula darah autoimun -seperti diabetes tipe 1 dan tipe 1,5, justru mendapatkan manfaat dengan mengeluarkan makanan-makanan tersebut dari pola makan mereka.

Studi tentang efek diet AIP terhadap gula darah masih terbatas. Namun, karena makanan yang dihilangkan sama seperti diet paleo, maka diet ini diasumsikan juga memiliki manfaat yang sama. Tentu saja diet lain mungkin bisa turut menyeimbangkan gula darah. Namun dari praktik yang dijalankan oleh William, empat pola diet inilah yang dianggap terbaik untuk keseimbangan gula darah.

Selamat mencoba!

Jangan Dihindari, Karbohidrat Tak Selalu Sebabkan Kenaikan Berat Badan

Jangan Dihindari, Karbohidrat Tak Selalu Sebabkan Kenaikan Berat Badan

Jangan Dihindari, Karbohidrat Tak Selalu Sebabkan Kenaikan Berat Badan

Karbohidrat seringkali dituding sebagai penyebab naiknya berat badan. Padahal, karbohidrat adalah makronutrien penting sekaligus sumber energi tubuh.

Dengan munculnya pola diet rendah karbohidrat yang diklaim efektif menurunkan berat badan, banyak orang menghindari konsumsi karbohidrat karena takut mengalami kenaikan berat badan.

Faktanya, kenaikan berat badan tidak sepenuhnya disebabkan oleh konsumsi karbohidrat.

Naiknya bobot tubuh tergantung pada pola konsumsi makanan kita, kualitas karbohidrat yang kita makan, dan kapan waktu yang kita gunakan untuk mengonsumsinya.

Ada dua jenis karbohidrat yang digunakan sebagai konsumsi harian, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks.

Karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang biasanya menyebabkan kenaikan berat badan dan peningkatan kadar gula darah dengan cepat.

Contoh makanan mengandung karbohidrat sederhana misalnya gula putih, pasta, minuman manis, jus buah, susu dan sebagainya.

Sementara itu, karbohidrat kompleks merupakan karbohidrat yang lebih sehat dan dibutuhkan tubuh untuk energi.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks misalnya quinoa, beras merah, ubi jalar, biji-bijian, sayuran, lentil dan sejenisnya.

Karbohidrat kompleks umumnya dianggap lebih sehat dan lebih bergizi karena mengandung serat dan protein serta membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Namun, karbohidrat sederhana dapat dicerna dan diserap oleh tubuh dengan cepat.

Oleh karena itu, mengonsumsinya membuat kita merasa kenyang dan berenergi saat dikonsumsi satu jam sebelum olahraga.

Untuk menjaga berat badan, cara terbaik adalah mengonsumsi karbohidrat sederhana dengan mengontrol porsinya.

Belum ada penelitian yang secara konsisten berhasil membuktikan kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi karbohidrat.

Beberapa riset mengklaim makan sedikit kabrohidrat saat makam malam membantu menurunkan berat badan lebih cepat.

Riset juga mengklaim konsumsi karbohidrat saat makan malam membantu menurunkan berat badan dan membuang lemak tubuh dengan lebih efektif.

Jadi, sebaiknya kita lebih berfokus pada asupan karbohidrat total dibandingkan kapan saat yang tepat untuk mengonsumsinya.

Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Usia 40 Tahunan

Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Usia 40 Tahunan

Saat berada di usia remaja dan awal 20an, kita bisa saja mengonsumsi makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi tanpa mengalami pertambahan berat badan yang terlalu besar.

Namun, kondisi ini akan berubah total saat kita mnginjak usia 40 tahunan. Meski kita mengonsumsi makanan yang tak terlalu berlemak, berat badan bisa saja melonjak tajam.

Bukan hanya massa otot yang berkurang seiring bertambahnya usia.

Menurut William Samuel Yancy, Direktur Pusat Diet dan Kebugaran Duke dan profesor kedokteran di Duke University, seiring bertambahnya usia, ada banyak hal yang berubah untuk waktu dan energi kita. “Itu sangat membutuhkan pola makan sehat dan olahraga yang rutin,” ucapnya.

Agar kita bisa mendapatkan berat badan ideal setelah berusia 40 tahunan, berikut tipsnya:

Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Usia 40 Tahunan

1. Tetap aktif berolahraga

Mulai usia 30 tahunan, kita dapat kehilangan 3-5 persen dari massa otot di setiap dekade jika kita tidak menerapkan gaya hidup aktif.

Kita bisa mempertahankan massa otot dengan menerapkan latihan kekuatan rutin.

Dengan kata lain, kita harus melakukan gerakan yang melatih otot utama tubuh setidaknya dua kali seminggu.

Untuk itu, para pria yang telah mencapai usia 40 tahunan harus melakukan olahraga selama tiga kali seminggu untuk melatih seluruh otot tubuh.

“Semakin kuat otot yang kita miliki, semakin banyak kalori yang kita bakar,” kata Kristin Kirkpatrick, Konsultan Pengobatan Integratif dan Gaya Hidup.

2. Ikuti pola makan yang sesuai

Menurut Dr Yancy, ada banyak pola makan yang bisa digunakan untuk menurunkan berat badan, seperti diet paleo, diet keto, diet vegan atau diet mediterania.

Menariknya, tidak ada banyak penelitian membuktikan pola diet apa yang bisa bekerja efektif untuk pria.

Namun, Kirkpatrick mengatakan mengurangi konsumsi kalori atau memperpanjang durasi puasa dari jendela makan delapan jam menjadi 10 jam sehari bisa menjadi cara efektif.

Menghentikan konsumsi makanan apa pun setelah jam enam sore juga bisa membuat perbedaan besar.

“Salah satu klien pria saya berhasil menurunkan berat badan hingga 68 kilogram dengan cara tersebut,” ucap Kirkpatrick.

Jika kita lebih suka rencana spesifik dengan aturan khusus, pastikan hal itu sesuai dengan gaya hidup kita.

Mengatur pola makan di usia 40 tahunan bisa menjadi hal rumit karena kita memiliki lebih banyak tanggung jawab di berbagai aspek kehidupan.

Melakukan diet keto akan menjadi sulit jika kita tidak konsisten melakukannya. Menentukan pola makan akan menjadi tantangan jika kita tak memiliki waktu untuk mengolah sendiri makanan yang kita konsumsi.

Jadi, jangan hanya sekadar ikut tren. Pilih apa yang sesuai dengan gaya hidup kita yang sibuk dan usia kita.

3. Hindari konsumsi alkohol

Menurut Kirkpatrick, faktor lain yang menyebabkan sulitnya memiliki berat badan ideal di usia 40 tahunan adalah kebiasaan mengonsumsi alkohol.

“Pria yang saya nasihatkan untuk mengurangi alkohol atau berhenti mengonsumsinya cenderung lebih mudah menurunkan berat badan,” ucap dia.

Untuk itu, hindari minuman beralkohol. Semakin sedikit kita mengonsumsi alkohol, semakin seidkit pula kalori yang masuk ke dalam tubuh kita.

Selain menghindari alkohol, kita juga harus menghindari makan malam terlalu larut. Terkadang, banyak orang susah menerapkan gaya hidup sehat semacam ini karena tuntutan kehidupan sosial. Padahal, kita bisa menerapkan pola sehat semacam ini tanpa harus mengganggu kehidupan sosial kita.

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Membentuk badan ideal adalah sebuah perjalanan panjang yang tak segampang bayangan kita.
Di satu sisi, kita harus disiplin diet dan olahraga rutin untuk membantu menghilangkan lemak sehingga kalori yang masuk lebih sedikit dari yang dikeluarkan.
Namun melakukan keduanya tidak semata-mata langsung menghadirkan otot. Untuk bisa membentuk otot, kita perlu mengatur jenis makanan yang masuk, sekaligus melakukan olahraga yang tepat.

Nah, supaya bisa menghilangkan lemak dan membentuk otot sekaligus, ada beberapa strategi yang bisa kita lakukan, sebagai berikut:

1. Fokus Pada Latihan Kekuatan

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Angkat beban adalah jenis olahraga yang ideal untuk membentuk dan membesarkan massa otot. Angkat beban akan menambah serabut otot dan membuatnya lebih besar dan kuat.

Selain angkat beban, latihan kekuatan lain seperti push up, pull up, sit up, dan squat juga bisa menjadi cara terbaik untuk membentuk otot. Usahakan untuk menggerakkan semua kelompok otot utama atau otot inti saat latihan dengan melakukan 4 hingga 7 kali perulangan dalam setiap latihan.

 

2. Terapkan Sistem Defisit Kalori

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Menerapkan defisit kalori artinya kita perlu mengurangi jumlah kalori dalam sehari untuk menurunkan berat badan. Caranya dengan makan lebih sedikit kalori, lebih sering/intens berolahraga, atau kombinasi keduanya.

Sistem defisit kalori membantu tubuh mempercepat metabolisme untuk menghilangkan lemak sambil memperlambat proses pemecahan protein. Efek ini pada akhirnya berdampak pada kemampuan tubuh untuk membangun otot secara

efektif. Cobalah untuk menerapkan desifit kalori sedang, yaitu mengurangi sekitar 20 hingga 25 persen kebutuhan kalori harian dalam diet yang memungkinkan kita menghilangkan lemak saat proses pembentukan otot.

3. Pilih Olahraga Interval Intensitas Tinggi

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Kombinasikan latihan kekuatan pilihanmu (entah itu angkat beban atau squat) dengan olahraga interval intensitas tinggi alias HIIT sekitar 10 hingga 20 menit. Kombinasi dua jenis olahraga yang berbeda ini membantu membakar lemak lebih efektif bahkan setelah kita selesai berolahraga.

Sesi olahraga HIIT bisa terdiri dari banyak macam latihan kardio, yang dilakukan secara berkesinambungan dengan berbagai varian gerakan dan beberapa kali perulangan. Misalnya kombinasi squat, burpees, jumping jack, push up dan lainnya yang dilakukan berturut-turut.

Sementara berlari juga bisa menjadi HIIT jika dilakukan dengan berbagai variasi, misalnya lari sprint, diteruskan lari menaiki tangga, diselingi push up atau pull up, lalu diulangi sprint lagi dan seterusnya.

5. Makan Makanan Yang Berfariasi

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Latihan hanya salah satu cara untuk menghilangkan lemak dan mendapatkan otot. Untuk mengoptimalkannya, kita harus makan makanan seimbang, bervariasi, dan juga sehat.

Di tengah kesibukan, jangan sampai tergoda makanan yang tidak menyehatkan dan malah membuat jatuh sakit karena makanan yang salah. Kesehatan tubuh tetap wajib menjadi fokus utama ketimbang menghilangkan lemak dan membentuk otot.

 

6. Cukup Istirahat

Cara Membakar Lemak Dengan Tepat Sekaligus Membentuk Otot

Hanya supaya tujuan terpenuhi, jangan memaksa diri dengan berolahraga selama tujuh hari seminggu. Pasalnya, proses pemulihan sama pentingnya dengan pelatihan. Salah satu proses pemulihan yang penting yaitu tidur cukup.

Tidur sangat penting untuk mengistirahatkan dan memperbaiki jaringan otot yang mungkin lelah dan rusak selama berolahraga.

Tidur juga membantu tubuh mengembalikan kembali kekuatan secara penuh dan menghilangkan nyeri otot selama berolahraga, sehingga kita siap untuk latihan di sesi berikutnya.

8 Cara Diet Yang mudah Sehat dan Seimbang

Sebentar lagi kita akan menyongsong tahun yang baru. Apakah Anda sudah menyiapkan resolusi untuk tahun 2016? Semoga, tekad menerapkan pola makan sehat ada dalam salah satu daftar resolusi Anda.

Pola makan sehat dan diet yang seimbang adalah salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan, dan akan membuat Anda merasa fit dan bugar. Menerapkan resolusi makan sehat tidak perlu susah, cukup ikuti delapan tip ini.

Kunci untuk diet sehat adalah dengan melakukan hal berikut ini:
– Makan dengan jumlah kalori yang tepat sesuai dengan aktivitas harian Anda. Jika Anda makan atau minum terlalu banyak, berat badan akan bertambah. Jika Anda makan dan minum terlalu sedikit, Anda akan kehilangan berat badan.

Rata-rata pria membutuhkan sekitar 2.500 kalori perhari (10.500 kilojoule), sedangkan rata-rata perempuan membutuhkan sekitar 2.000 kalori perhari (8.400 kilojoule).

– Konsumsi beragam jenis makanan untuk memastikan kebutuhan nutrisi Anda tercukupi.

Selanjutnya adalah menerapkan delapan tip berikut ini, yang mudah dipraktikkan dan akan membuat Anda semakin pandai dalam membuat pilihan makan yang sehat.

8 Cara Diet Yang mudah Sehat dan Seimbang

1. Makan makanan bertepung

Makanan bertepung harus berjumlah sekitar sepertiga dari total makanan yang Anda makan. Yang dimaksud makanan bertepung adalah kentang, sereal, pasta, nasi dan roti.

Pilih makanan bertepung dengan indeks glikemik rendah seperti pasta dari gandum utuh, nasi merah, kentang bersama kulitnya.

Makanan bertepung dengan indeks glikemik rendah mengandung lebih banyak serat dan membuat Anda kenyang lebih lama. Sebagian orang masih berpikir bahwa makanan bertepung berpotensi menggemukkan.

Tetapi sebenarnya, gram demi gram kalori yang ada pada sumber-sumber karbohidrat tersebut, kurang dari setengah jumlah kalori yang ada pada lemak.

2. Makan banyak buah dan sayuran

Konsumsilah setidaknya lima porsi berbagai jenis buah dan sayuran dalam sehari. Segelas jus buah tanpa pemanis (150ml) dapat dihitung sebagai satu porsi, dan sayuran yang dimasak ke dalam piring juga dihitung satu porsi. Usahakan agar jumlah sayur yang Anda makan, memenuhi sepertiga piring Anda. Satu buah pisang atau apel, juga dapat dihitung sebagai satu porsi.

Jika setiap kali makan (pagi, siang dan malam), Anda makan sayur, itu sudah tiga porsi. Tinggal tambahkan satu mangkuk sayur ekstra dan satu piring buah potong atau segelas jus, tanpa terasa Anda sudah memenuhi apa yang direkomendasikan.

3. Makan lebih banyak ikan

Ikan merupakan sumber protein yang baik dan mengandung banyak vitamin dan mineral. Makanlah setidaknya dua porsi ikan setiap minggu. Pilih ikan segar atau beku yang banyak mengandung lemak Omega-3 (oily fish), karena dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Yang termasuk ikan yang kaya Omega-3 antara lain adalah tongkol, bandeng, salmon, makarel, tuna, dan sarden (bukan kalengan karena biasanya banyak mengandung garam).

4. Kurangi lemak jenuh

Memang kita semua butuh lemak, tapi menghitung jumlah dan jenis lemak yang kita konsumsi juga penting.

Secara garis besar, lemak terdiri dari dua jenis yaitu jenuh dan tak jenuh. Terlalu banyak lemak jenuh bisa meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah, yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Lemak jenuh dapat kita temukan di dalam banyak makanan, seperti keju keras, kue, biskuit, sosis, krim, mentega, pai, keripik kentang dalam kemasan dan lain sebagainya.

Cobalah untuk mengurangi asupan lemak jenuh Anda dan memilih makanan yang mengandung lemak tak jenuh, seperti minyak ikan dan alpukat.

Untuk pilihan yang lebih sehat, gunakan sedikit saja minyak sayur ketika menumis atau lebih baik lagi, ganti minyak dengan sedikit air untuk menumis. Ketika belanja daging, pilih jenis daging yang rendah lemak (lean meat).

5. Kurangi gula

Banyak dari kita sangat suka penganan dan minuman manis. Makanan dan minuman bergula, termasuk minuman beralkohol, seringkali mengandung banyak kalori dan berperan besar dalam kenaikan berat badan. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula, akan meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Ketika memilih makanan dalam kemasan, periksa labelnya. Jika tertulis kandungan gulanya 22,5 gram perseratus gram (makanan), berarti makanan itu masuk kategori bergula tinggi. Jika tertulis lima gram gula perseratus gram, artinya makanan itu masuk kategori rendah gula.

6. Kurangi garam

Anda masih bisa mengonsumsi terlalu banyak garam meski tidak menambahkan garam ke dalam makanan yang Anda masak.

Pasalnya, tiga perempat garam yang kita makan sudah ada di dalam makanan kemasan yang kita beli, seperti sereal, sup instan, roti dan saus. Makan terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Orang dengan tekanan darah tinggi lebih mungkin untuk mendapat penyakit jantung atau stroke.

Periksa label makanan untuk membantu Anda mengurangi konsumsi. Lebih dari 1,5 gram garam perseratus gram makanan, artinya makanan itu termasuk berkadar garam tinggi.

Orang dewasa dan anak di atas usia 11 tahun, tidak seharusnya mengonsumsi garam lebih dari enam gram perhari. Sedangkan anak di bawah usia 11 tahun, seharusnya mengonsumsi kurang dari enam gram sehari.

7. Jangan sampai kehausan

Rata-rata kita perlu minum sekitar 1,6 sampai dua liter cairan setiap hari agar tidak dehidrasi. Setiap hari, kita mengasup cairan dari makanan dan minuman (nonalkohol) yang konsumsi. Tapi air putih adalah pilihan yang terbaik.

Cobalah untuk menghindari minuman ringan dan minuman bersoda yang tinggi gula karena bisa membuat Anda kelebihan kalori dan berpotensi merusak gigi. Saat cuaca sedang panas dan aktivitas fisik meningkat, tingkatkan juga asupan cairan Anda.

8. Jangan melewatkan sarapan

Beberapa orang melewatkan sarapan karena mereka pikir itu akan membantu menurunkan berat badan. Ini adalah pemikiran yang salah kaprah. Penelitian menunjukkan, bahwa justru sarapan dapat membantu orang mengendalikan berat badan mereka. Sarapan yang sehat merupakan bagian penting dari diet seimbang. Sarapan juga merupakan ‘media’ agar kebutuhan nutrisi kita terpenuhi, sejak kita memulai hari. Sereal gandum utuh dengan irisan buah adalah contoh sarapan lezat bergizi tinggi.

Ini Dia Diet Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung Kita

Ini Dia Diet Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung Kita

Hampir setiap tahun selalu saja ada tren diet baru, mulai dari diet bebas gluten hingga diet ketogenik dan diet jus sayur dan buah.

Banyaknya jenis diet, mendorong beberapa ilmuwan untuk menilai, bagaimana pengaruh diet-diet tersebut terhadap salah satu organ tubuh yang paling penting, yakni jantung kita.

Para peneliti memeriksa lebih dari 25 studi peer-review dan menerbitkan temuan mereka dalam sebuah laporan dalam Journal of American College of Cardiology.

“Ada semacam kebingungan tentang apa saja makanan yag termasuk sehat dan tidak sehat,” kata pemimpin studi Dr. Andrew Freeman, Direktur Cardiovascular Prevention and Wellness di National Jewish Health di Denver, Colorado.

Para peneliti dari 12 lembaga, termasuk George Washington University School of Medicine dan National Jewish Health, menganalisis studi-studi yang telah dilakukan para peneliti lain, yang melibatkan puluhan ribu peserta.

Mereka ingin tahu jenis makanan apa yang dianjurkan oleh beragam jenis diet itu, yang terbaik bagi jantung.

Ini Dia Diet Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung Kita

Setelah kajian yang mendalam, para peneliti menemukan bahwa diet yang paling baik untuk jantung adalah diet yang memasukkan minyak zaitun murni, buah kaya antioksidan, sayuran berdaun hijau, protein nabati, kacang-kacangan dalam jumlah sedang dan daging tanpa lemak

Untuk mengurangi kolesterol, peneliti menyarankan agar Anda membatasi atau menghilangkan kelapa dan kelapa minyak. Pasalnya, baik kelapa maupun minyak kelapa tinggi asam lemak jenuh.

Peneliti juga menyarankan agar Anda tidak mengonsumsi telur secara berlebihan, karena bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Namun, Dr Keith Ayoob, profesor pediatrik di Albert Einstein College of Medicine, yang tidak terlibat dalam studi, mengatakan bahwa kita tidak bisa memandang diet secara hitam dan putih. Menurutnya, dokter perlu memandang dengan cara yang lebih holistik .

“Ketika Anda berbicara tentang diet rendah kolesterol, kadang-kadang justru saya lebih peduli pada makanan pendamping atau cara makanan itu diolah,” kata Ayoob.

“Anda makan telur bersama makanan apa? Bagaimana cara telur itu diolah? Direbus polos, digoreng dalam mentega atau dimasak dengan minyak zaitun?”

Hanya mengandalkan saran “makanlah dalam jumlah moderat”, adalah saran yang terlalu samar, tambah Ayoob.Dia mengatakan, pasien harus diberikan bimbingan lebih lanjut tentang bagaimana cara makan yang sehat.

Selain melihat manfaat dari makanan tertentu, peneliti juga mencari bukti apakah diet bebas gluten dan diet yang menganjurkan konsumsi sayur dan buah-buahan dengan cara dijus, sehat untuk jantung atau tidak.

Para peneliti menemukan bahwa sayur dan buah yang dijus, ternyata lebih banyak mengandung gula.

Akibatnya, dengan mengikuti diet ini, mungkin Anda jadi mengasup lebih banyak kalori dari yang Anda butuhkan. Menambahkan pemanis juga meningkatkan kandungan kalori jus tersebut.

Diet lain yang dievaluasi adalah diet bebas gluten, yang telah terbukti dapat membantu orang-orang dengan alergi gluten seperti penyakit celiac, alergi gandum, dan sensitif gluten nonceliac.

Para peneliti mengatakan, tidak ada bukti bahwa diet bebas gluten membantu penurunan berat badan. Beberapa studi bahkan menunjukkan terjadinya kenaikan berat badan saat seseorang melakukan diet bebas gluten. Kenaikan berat badan yang mengarah ke obesitas, secara signifikan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Bagi mereka yang sedang mencari model diet untuk jantung yang sehat, Freeman memiliki saran sederhana. “Jika orang ingin makan produk hewani, batasi jumlahnya, terutama jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung. Misalnya, ayah atau ibu atau nenek Anda memiliki penyakit jantung” katanya. Baik Ayoob maupun Freeman menekankan pentingnya meningkatkan asupan buah dan sayur seraya mengingatkan Anda untuk disiplin dalam menjalankan jenis diet yang sehat.

“Tak peduli seberapa baiknya sebuah diet, itu hanya akan berguna jika Anda konsisten menjalankannya,” kata Ayoob.

Hati-Hati Diet Ekstrem Bikin Sulit Wanita Hamil

Hampir di banyak negara, tubuh langsing masih menjadi salah satu ukuran kecantikan perempuan. Meski begitu, sebaiknya Anda berpikir seribu kali sebelum melakukan program diet yang terlalu keras karena kesehatan dan kesempatan untuk hamil bakal menjadi taruhannya. Beberapa waktu lalu, Chantelle Houghton, yang menciptakan reality show Celebrity Big Brother, mengaku bahwa pada usianya yang baru 27 tahun ia sudah divonis tidak bisa punya anak oleh dokter karena kebiasaannya melakukan diet ketat.

Beberapa waktu lalu, Chantelle Houghton, yang menciptakan reality show Celebrity Big Brother, mengaku bahwa pada usianya yang baru 27 tahun ia sudah divonis tidak bisa punya anak oleh dokter karena kebiasaannya melakukan diet ketat.

“Karena obsesi pada makanan dan diet ketat ketika saya menderita bulimia, saya kehilangan kesempatan untuk memiliki bayi secara alami,” katanya dalam sebuah wawancara majalah

Menurut sebuah penelitian, diperkirakan 1,6 juta orang di Inggris Raya menderita gangguan pola makan, terutama adalah bulimia. Semasa hidupnya, Putri Diana merupakan salah satu penderita bulimia.

Mereka yang menderita bulimia biasanya tidak bisa menahan nafsu makannya, tetapi selalu mengeluarkan kembali makanan yang diasupnya, baik lewat obat pencahar ataupun memuntahkannya. Orang yang bulimia tidak selalu terlihat kurus.

Sementara mereka yang menderita anoreksia biasanya indeks massa tubuhnya kurang dari 17,5, tetapi tetap menolak untuk makan dan cenderung berolahraga secara berlebihan.

“Tanda bahaya gangguan pada kesuburan perempuan yang diet ketat adalah ketika menstruasi berhenti,” kata Dr Marie Wren, Deputi Direktur Medik Lister Fertility Clinic di London, seperti dikuti Daily Mail.

Ia menjelaskan, bagian hipotalamus di otak yang mengendalikan pengeluaran hormon dari kelenjar pituitari yang mengatur siklus haid akan merangsang ovarium memproduksi sel telur. Namun, saat seorang wanita kehilangan berat badannya secara ekstrem, proses tersebut berhenti.

“Hal ini adalah cara tubuh mempertahankan sumber yang ada. Jika seorang wanita menstruasi, tubuhnya akan kehilangan zat besi, padahal input-nya hanya sedikit. Karena itu, tubuh mempertahankannya dengan cara menghentikan haid,” paparnya.

Selain karena gangguan makan, diet yo-yo juga bisa memicu gangguan menstruasi. “Jika berat badan gampang naik dan turun, tubuh akan mengira itu adalah stres sehingga terjadi perubahan mekanisme ovulasi,” kata Amanda Tozer, konsultan reproduksi.

Bila berat badan yang berkurang hanya beberapa kilogram, tubuh akan baik-baik saja. Tetapi jika perubahannya ekstrem, baik naik maupun turunnya, gangguan haid bisa terjad

Diet yang terlalu ketat juga akan membuat tubuh kekurangan nutrisi sehingga tubuh tidak bisa berfungsi secara normal dan hal ini berdampak pada fungsi reproduksi.

Sayangnya, menurut Wren, efek tersebut bisa berdampak jangka panjang. Sekitar 20 persen perempuan yang terlalu kurus mengatakan, siklus menstruasi mereka tidak kembali normal, bahkan saat berat badan mereka sudah ideal.

“Ada beberapa pasien anoreksia yang saya tangani yang kini berat badannya sudah normal, tetapi sistem di hipotalamus di otak belum bekerja kembali,” kata Wren. Untuk itu, biasanya dokter akan mencoba memancing proses ovulasi dengan obat-obatan.

Ia menambahkan, bukan cuma wanita kurus yang kesuburannya terganggu, melainkan pria juga. “Pria yang terlalu kurus biasanya kualitas spermanya buruk karena ia kekurangan nutrisi,” ungkapnya.

Walau diet berlebih tidak disarankan, ternyata kegemukan juga jadi masalah untuk kehamilan karena lemak berlebih juga memengaruhi keseimbangan hormon.

Menurut Tozer, mereka yang indeks massa tubuhnya di atas 30 peluangnya untuk hamil sama seperti orang yang underweight. “Wanita yang obesitas cenderung menderita polyscystic ovary syndrome (POS) yang berdampak pada sulit hamil,” katanya.

/* */