Lebih Baik Hindari 5 Jenis Diet Ini

Hampir setiap minggu ada saja metode diet baru yang diklaim ampuh membuat tubuh menjadi langsing dengan cara yang instan dan menyenangkan. Iming-Iming penurunan berat badan tanpa perlu usaha keras ini sering membuat kita dengan mudah percaya dan yakin untuk mengikutinya.

Mesi begitu sebaiknya anda tak gambang mengikuti metode diet tersebut iet semacam ini biasanya tidak bisa menurunkan berat badan dalam jangka panjang, sulit diikuti, dan bisa membuat tubuh kekurangan gizi, berikut adalah beberapa diet populer yang tidak direkomendasikan oleh para ahli

Lebih Baik Hindari 5 Jenis Diet Ini 1

1. Diet Makanan Mentah
Mengganti Makanan yang di goreng atau diproses berulang kali dengan buah dan sayuran memang bisa menurunkan berat badan. Tetapi, diet yang melarang bahan makanan yang dimasak sebaiknya tidak di lakukan.

Para penganut diet makanan mentah berkilah kadar gizi dalam sayur dan buah
akan berkurang setelah di masak. Memang benar,tetapi proses pemasakan sebenarnya masih menyisakan serat, vitamin dan mineral dalam jumlah cukup.
Bahkan, beberapa jenis sayuran dimasak dulu untuk meningkatkan nutrisinya, selian juga membunuh bakter.

2. Diet Alkalin
Metode diet ini, Anda disarankan untuk berpantang daging, produk susu,gula,kafein,alkohol, bahkan pengawet dan makanan yang di proses sebagiai gantinya, makanan segar harus di perbanyak

Diet Alkalin memang memiliki efek positif, yakni kita jadi lebih banyak mengonsumsi makanan segar dan terhindar dari makanan dengan pengawet. Tetapi, sebenarnya tubuh kita membutuhkan variasi makanan. Diet Alkalin juga tergolong rumit dan butuh perencanaan makanan yang baik. Biasanya orang yang mengikuti diet ini tak tahan melakukannya secara permanen.

3. Diet golongan darah Diet yang diciptakan oleh ahli naturopati Peter D’Adamo ini berdasarkan pada makanan yang kita asup memiliki reaksi kimia dengan golongan darah. Misalnya saja, mereka yang punya golongan darah O harus mengonsumsi daging, sayur, dan buah, serta menghindari tepung dan susu.

Sementara itu, orang yang bergolongan darah A disarankan memilih pola makan vegetarian. Orang dengan golongan darah B sebaiknya menghindari ayam, jagung, tepung, dan kacang-kacangan. Sayangnya, tidak ada bukti ilmiah diet yang ketat ini efektif menurunkan berat badan.

4. Diet biskuit Penggagas diet ini percaya, mengonsumsi biskuit atau cookies bisa membantu kita lebih langsing. Kita disarankan untuk sarapan, makan siang, dan ngemil, dengan cookies yang tinggi serat.

Jika kita mengikuti diet ini berat badan memang turun, tetapi kita akan mengalami gejala craving (seperti ngidam) karena kita hanya boleh mengasup makanan saat makan malam.

5. Diet lemon Diet ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan memiliki banyak variasi. Mayoritas menyarankan penganut diet ini minum air yang dicampur perasan jeruk lemon. Karena lemon bersifat diuretik atau menguras air, berat badan memang akan turun. Tetapi kita beresiko dehidrasi, pusing, mual, dan lemas. Begitu kita mengonsumsi makanan padat, berat badan beresiko naik lebih besar dari berat saat dimulainya diet.

/* */