Ini Dia Cara Mengatasi Obesitas Yang Paling Ampuh Dan Terbukti

Ini Dia Cara Mengatasi Obesitas Yang Paling Ampuh Dan Terbukti

Ini Dia Cara Mengatasi Obesitas Yang Paling Ampuh Dan Terbukti Dengan Tingkat Keberhasilannya Hingga 99,99%, namun sebelum mengetahui cara mengatasinya, ada baiknya mengetahui pula penyebab obesitas, bahaya obesitas bagi kesehatan baru kepada solusi jitu dan ampuh untuk penderita obesitas.

cara mengatasi obesitas

Obesitas adalah kelebihan berat badan yang terjadi akibat menumpuknya sel-sel lemak. Awalnya, Anda hanya akan merasa bahwa berat badan naik. Namun, saat sel-sel lemak yang tertimbun semakin banyak, maka akan terjadi perubahan anatomis. Pada pria, penumpukan sel lemak biasanya terdapat di bagian perut yang menjadi buncit.

Penyebab Obesitas yang kami kutip dari situs menshealth.co.id diantaranya disebabkan faktor gaya hidup atau pola makan yang tidak sehat, faktor genetic, dan faktor lain-lain seperti mengkonsumsi obat-obatan diantaranya obat KB, obat depresi, juga faktor usia.

Ada kurang lebih 16 bahaya obesitas bagi kesehatan yang kami kutip dari situs halosehat.com diantaranya:

  1. Gangguan Otak
  2. Jantung
  3. Hipertensi
  4. Gangguan Saluran Pernapasan
  5. Diabetes
  6. Osteoarthritis
  7. Stroke
  8. Gangguan Kesuburan
  9. Depresi
  10. Kanker Usus
  11. Kanker Payudara
  12. Kanker Kandung Empedu
  13. Kanker Rahim
  14. Kanker Ginjal
  15. Kanker Kerongkongan
  16. Kanker Pankreas

bahaya obesitas bagi kesehatan

Cara mengatasi obesitas yang paling ampuh dan aman serta terbukti saat ini adalah dengan mengkonsumsi Smart Detox. Smart Detox adalah solusi bagi semua Penderita Obesitas karena direkomendasikan oleh para dokter dan personal trainer.

Mari lihat salah satu penderita obesitas yaitu Pak Haris.

pak harris penderita obesitas

Berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 57 Kg dan mencapai berat badan yang Ideal secara cepat, dan mudah, tanpa harus diet ketat, tanpa olah raga, tubuhnya tetap kencang berisi meskipun turun berat badan secara drastis sebanyak 57 Kg, karena produk Smart Detox berisi Full Nutrisi yang tidak saja mampu membakar lemak dan memperbaiki organ tubuh untuk dapat membakar lemak sendiri namun juga mampu merubah lemak menjadi otot, sehingga badan tidak kendor jauh berbeda dengan program pelangsing lainnya, yang menimbulkan efek yo-yo.

smart detox tidak menimbulkan efek yoyo

Gambaran perbedaan Smart Detox dengan diet seperti tertera pada gambar, pada program diet akan menimbulkan efek yoyo (berat badan kembali ke berat semula) plus tidak memberikan dampak pada kesehatan secara menyeluruh.

Sementara Detox, memberikan dampak pada kesehatan secara menyeluruh, karena program smart detox membersihkan racun-racun dan lemak-lemak yang tertimbun di dalam tubuh kita, tidak hanya lambung, namun ada 6 organ vital yang di detox. Mari kita lihat gambar berikut ini yang menjelaskan organ-organ vital yang turut dibersihkan (di detoksifikasi) saat menjalani program smart detox.

organ-organ vital yang di detox saat menjalani program smart detox

Tentu saja dengan banyaknya organ yang dibersihkan akan memberikan hasil dan manfaat terhadap kesehatan kita secara maksimal.

Lihat Gambar di bawah ini:

manfaat smart detox bagi tubuh

Lihat pula hasil Pengguna Smart Detox lainnya di bawah ini:

hasil pengguna smart detox

paket produk smart detox

testimoni smart detox

Demikianlah artikel mengenai cara mengatasi obesitas, mulai dari penyebab obesitas, bahaya obesitas bagi kesehatan hingga solusi bagi penderita obesitas untuk mendapatkan kembali berat badannya secara ideal. Semoga bermanfaat untuk Sobat Langsing semua.

Studi Kasus Dari Detik.Com: Penderita Obesitas Sulit Kembali Memiliki Berat Badan Sehat

Studi Kasus Dari Detik.Com: Penderita Obesitas Sulit Kembali Memiliki Berat Badan Sehat

Ternyata Pasien Penderita Obesitas Sulit Kembali Memiliki Berat Badan Sehat hasil studi kasus yang di lakukan di London dan di beritakan di detik.com.

London, Sebuah penelitian menyebut bahwa pasien obesitas memiliki risiko lebih kecil untuk kembali memiliki berat badan sehat dan ideal. Studi yang dilakukan di Inggris ini menyebut bahwa pasien obesitas sangat sulit untuk menurunkan berat badannya, meskipun hanya 5 persen.

merampingkan perut buncit

“Temuan studi kami tidak mengagetkan. Sebagian besar pasien penderita obesitas akan mengalami penambahan berat badan hingga paruh baya. Penurunan berat badan secara signifikan memang tidak biasa ditemukan pada pasien obesitas,” tutur Martin Gulliford, peneliti dari King’s College London, dikutip dari Reuters, Jumat (31/7/2015).

Penelitian Gulliford dilakukan selama 9 tahun dengan partisipan sebanyak 76.704 pria dan 99.791 wanita yang mengalami obesitas. Hasilnya memang mengungkap bahwa pasien obesitas sulit memiliki berat badan ideal.

Hanya 1 dari 210 pria dan 1 dari 124 wanita yang berhasil kembali memiliki berat badan sehat. Bahkan pada mereka yang obesitas parah, prevalensinya menurun drastis menjadi 1 dari 1.290 untuk pria dan 1 dari 677 untuk wanita.

Gulliford menambahkan bahwa untuk target pengurangan 5 persen berat badan saja, hanya 1 dari 12 pria dan 1 dari 10 wanita saja yang mampu melakukannya. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menurunkan 5 persen berat badan bagi pasien obesitas adalah 6 bulan.

Meski penelitian mengatakan demikian Marion J Franz, pakar nutrisi dari Minneapolis mengatakan para pengidap obesitas yang ingin menurunkan berat badan tak perlu patah semangat. Menurutnya, penelitian ini mengajurkan para partisipan untuk hanya menurunkan berat badan saja.

“Konsep ini salah karena setiap pasien obesitas pastinya ingin menurunkan berat badannya. Padahal memiliki berat badan ideal bukanlah tujuan utama,” paparnya.

Menurutnya, penting bagi pasien obesitas yang ingin menurunkan berat badan memiliki tujuan. Jika tujuannya hanya sekedar memiliki berat badan ideal, maka target akan sulit dicapai. Pasien obesitas pun sulit melakukan diet dan olahraga karena tak memiliki motivasi yang cukup.

“Yang harus dikedepankan adalah manfaat dari penurunan berat badan tersebut. Dengan memiliki berat badan ideal dan sehat, maka pasien obesitas bisa terhindar dari berbagai macam risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung hingga tekanan darah tinggi,” pungkasnya.

Berita ini merupakan FAKTA Bahwa Pasien Penderita Obesitas Sulit Kembali Memiliki Berat Badan Sehat dan dirilis oleh situs resmi yang memiliki authority tinggi seperti detik.com. FAKTA yang tidak kalah penting juga 99/100 Penderita Obesitas turun berat badannya setelah menjalani program Smart Detox.

langsing tanpa olah raga jual smart detox di jakarta pusat

testimoni smart detox

Dikira Obesitas GA Taunya Kista Ovarium Seberat 25Kg

Dikira Obesitas GA Taunya Kista Ovarium Seberat 25Kg

Seorang wanita Alabama yang mengira dia tidak sengaja menambah berat badan menemukan bahwa kelebihan berat badannya 25kg sebenarnya adalah kista ovarium. Kayla Rahn menghabiskan waktu berbulan-bulan berurusan dengan sakit perut dan masalah pernapasan, kemudian berpikir bahwa masalah utamanya adalah karena berat badannya bertambah.

kista ovarium seberat 25kg“Saya bahkan tidak bisa berjalan ke mobil saya tanpa kehabisan napas,” kata Rahn, 30, yang berbasis di Alabama kepada WSFA 12.

Dokter juga menduga bahwa ia baru saja bertambah berat badan, dan mengatakan masalahnya akan diperbaiki jika ia berusaha menghilangkannya.

“Saya telah berusaha menurunkan berat badan selama sekitar satu tahun, tetapi berat badan saya bertambah,” katanya. “Saya terlihat seperti saya sedang hamil 9 bulan. Kami pergi makan malam dan seseorang bertanya apakah aku punya anak kembar. Itu membuat frustrasi dan kasar. ”

Rasa sakit semakin menjadi dan tidak bisa diabaikan lagi, dan pada bulan Mei, atas desakan ibunya, Rahn pergi ke UGD, di mana scan menunjukkan bahwa dia memiliki kista besar di salah satu indung telurnya.

Rahn mengatakan lega mendengar ada sesuatu yang salah, dan bahwa dia tidak bertambah berat badan.

“Saya ingat memberi tahu ibu saya dan menangis, mereka akan memperbaikinya. Saya tahu ada yang salah, ”katanya dalam siaran pers yang dibagikan kepada PEOPLE.Com.

Dokter bergegas membawa Rahn ke ruang operasi di Rumah Sakit Jackson, dan berhasil mengangkat kistanya. Dr Gregory Jones, seorang OB-GYN yang hadir untuk operasi, terkejut oleh ukuran kista yang luar biasa besar.

“Ini adalah salah satu yang terbesar yang pernah saya lihat atau jelas dihapus,” kata Jones dalam siaran pers. “Kami sangat senang hal-hal berjalan baik untuknya.”

Kista itu untungnya jinak, dan Jones mengatakan nama teknis untuknya adalah cystadenoma mukosa.

Rahn mengatakan bahwa dia merasa bebas lagi.

“Segera setelah saya pulang dan bisa bergerak sedikit, saya mencoba setiap baju yang saya miliki dan itu luar biasa,” kata Rahn. “Gaun ini saya pakai, sebenarnya saya belum bisa pakai dalam setahun.”

Jadi waspada yaa apabila Anda kelebihan berat badan atau buncit segera atasi masalah kelebihan berat badan Anda dengan Smart Detox langsing ga pakai lama 20 hari saja.percayalah-semua-bisa-langsing

 

/* */